Postingan

Berapa Pertambahan Berat Ideal Kehamilan????

Sulit-sulit gampang menghitung pertambahan berat badan selama kehamilan. Untuk menentukan pertambahan berat ideal agak sulit, namun setidaknya bisa dilakukan pendekatan untuk itu. Berikut kami berikan panduannya: 1. Jika berat badan Anda normal sebelum hamil (BMI 19,8-26,0), maka pertambahan berat selama kehamilan 25-35 pound (1 pound=0,45 kg) atau sekitar 11,25 kg-15,75 kg. 2. Jika Anda kelebihan berat badan sebelum kehamilan (BMI 26 lebih), maka pertambahan berat selama kehamilan 15-25 pound (sekitar 6,75-11,25 kg) 3. Jika Anda termasuk kurus sebelum hamil (BMI di bawah 19,8), maka pertambahan berat selama kehamilan sekitar 28-40 pound atau sekitar 12,6-18 kg, tergantung berat badan sebelum hamil. 4. Jika Anda hamil kembar (kembar dua, tiga atau lebih), bicarakan soal kenaikan berat badan dengan dokter yang menangani. Pertambahan berat badan bergantung kepada jumlah bayi yang dikandung. Sebagian besar perempuan biasanya mengalami kenaikan berat badan sebesar 1,35 kg dalam 3 bulan per...

Perubahan Kulit Selama Kehamilan dan Solusinya

Pernah tidak, orang mengatakan Anda tampak lebih cantik saat mengandung? Jika ada yang berkomentar demikian, itu bukan basa-basi lho. Hormon kehamilan akan menjadikan kulit Anda lebih cemerlang, rambut bercahaya dan mata lebih berbinar. Hormon-hormon tersebut juga akan menjadikan tampilan kulit lebih halus akibat efek retensi kelembaban jaringan kulit. Meningkatnya volume aliran darah di tubuh juga memperlihatkan efek warna kemerahan merona pada kulit. Cantik sekali bukan? Namun, meningkatnya hormon kehamilan di aliran darah juga dapat menimbulkan perubahan yang tidak kita inginkan. Apa saja? Kami sajikan sebagai berikut, tentu dengan solusinya!!!!!!!!! 1. Kloasma Sejumlah ibu hamil mengalami perubahan di ajah berupa bercak coklat yang bentuknya tak beraturan di daerah dahi, pipi, leher dan hidung. Kondisi ini disebut 'topeng' kehamilan (kloasma) akibat pigmentasi di lapisan kulit bagian dalam. Kloasma muncul karena paparan sinar matahari. Kloasma akan mereda dan menghilang set...

Waspadailah......!!! Kaki Membengkak Saat Hamil

Bagi ibu hamil, tentunya banyak kendala yang dialami saat sedang mengandung sang buah hati. Salah satu yang kerap kali dialami oleh ibu yang sedang mengandung yaitu pembengkakkan pada kaki. Pembengkakkan kaki seperti itu biasanya terjadi karena pengaruh berat badan yang bertambah. Biasanya berat badan akan bertambah antara 11-15 kg saat mengandung dan hal itu akan secara otomatis berpengaruh terhadap keseluruhan sistem tubuh. Kaki sebagai bagian dari anggota tubuh yang bertugas untuk menopang tubuh kita bisa saja mengalami pembengkakkan yang signifikan dikarenakan perubahan yang terjadi pada tubuh. Tapi hal tersebut bisa diminimaliskan dengan cara sebagai beriku * Letakkan kedua kaki di atas tumpukan bantal saat sedang berbaring. Untuk mengurangi penekanan pada pembuluh darah usahakan untuk tidak berbaring pada satu posisi saja * Perbanyaklah gerakan supaya sirkulasi darah lancar dan usahakan untuk tidak duduk terlalu lama * Saat sedang bepergian, gunakanlah sepatu dengan hak-hak yang...

Anemia, Penyakit No. 1 yang Mengintai Ibu Hamil

Anemia atau kekurangan darah merupakan penyakit yang umum dialami wanita hamil khususnya begitu memasuki usia kehamilan semester ke dua. Penyebab utama terjadinya anemia adalah karena kurangnya asupan zat besi. Khususnya untuk wanita yang sedang hamil konsumsi zat besi harus dua kali lipat karena si jabang bayi dalam kandungan pun memerlukannya. Bagaimana cara menghindari anemia?????? Konsumsi Buah dan Sayuran yang Mengandung Zat Besi dan Vitamin C Zat besi pada buah dan sayuran bisa Anda dapat dari apel, pisang, plum, aprikot, asparagus, ubi rambat, labu, brokoli, kacang merah, tahu dan biji-bijian. Sedangkan untuk vitamin C ada baiknya ada konsumsi suplemen yang mengandung vitamin C agar tubuh Anda yang tengah mengandung pun tetap terjaga stamina dan vitalitasnya. Konsumsi Vitamin E dan Zinc Vitamin E dan Zinc baik untuk penambah tenaga khususnya bagi wanita hamil. Yang penting untuk dijadikan catatan adalah selama Anda mengonsumsi makanan yang banyak mengandung vitamin E dan Zinc hi...

Preeklampsia, Salah Satu Penyebab Kematian Wanita Hamil

Preeklampsia adalah gangguan kehamilan berupa peningkatan tekanan darah setelah minggu ke-20 kehamilan. Penyakit ini hanya terjadi pada saat kehamilan. Di samping infeksi dan perdarahan, preeklampsia merupakan salah satu penyebab kematian utama pada wanita hamil. Karena itu, wanita yang sedang menunggu si jabang bayi harus waspada akan kemungkinan ini. Wanita hamil manapun dapat mengalami preeklampsia. Tapi umumnya ada beberapa wanita hamil yang lebih berisiko, yaitu: • Wanita yang hamil untuk pertama kali • Kehamilan bayi kembar • Penderita diabetes • Wanita yang mengidap hipertensi (tekanan darah tinggi) sebelum hamil • Wanita yang memiliki masalah dengan ginjal • Wanita yang hamil pertama kali di usia berisiko, yakni di bawah usia 20 tahun atau di atas 35 tahun. Ibu yang pernah mengalami preeklampsia pada kehamilan sebelumnya akan ada kemungkinan berulang pada kehamilan berikutnya. Adakalanya juga tidak. Meski penelitian yang dilakukan terhadap penyakit ini sudah sedemikian maj...

Diantara Dilema Kehamilan dan Diabetes

Memang bukan hal yang mudah bagi wanita yang menderita diabetes yang sudah menikah, memutuskan untuk melanjutkan keturunan lewat kehamilan. Khawatir dengan perkembangan janin dalam kandungan dan segala resiko bayi lahir dalam kondisi yang gemuk atau berat badannya melebihi berat bayi lahir normal. Namun, seperti kata orang bijak 'Setiap penyakit ada obatnya', hal ini pun tentu berlaku untuk kasus ini, dalam hal ini kehamilan dalam kondisi mengidap diabetes. Lalu, langkah-langkah apa yang dapat ditempuh, agar kehamilan bisa terwujud dan potensi resiko bisa diminimalisir? Konsultasi ke dokter Sebaiknya konsultasikan rencana kehamilan Anda kepada dokter. Dengan begitu Anda akan mendapatkan penjelasan dari dokter, seputar penanganan dan langkah-langkah prefentif untuk mengurangi resiko pada saat kehamilan dan juga saat menjelang persalinan. Apabila tekanan darah Anda cukup tinggi atau ada gejala komplikasi yang akan menghambat proses kehamilan, Biasa dokter akan menyarankan untuk d...

Tes TORCH Dapat Mencegah Keguguran dan Bayi Lahir Cacat atau Meninggal

Semua pasangan yang ingin memiliki keturunan pasti berharap anaknya dapat dilahirkan dengan sehat secara fisik dan mental. Untuk itu, wanita yang sedang hamil wajib menjaga kondisi kesehatannya, agar janin di dalam kandungannya dapat tumbuh optimal. Wanita yang sedang hamil juga harus melindungi dirinya dari penyakit yang mengancam janinnya. Salah satu ancaman yang serius terhadap wanita hamil dan janin di kandungannya adalah TORCH. Menurut Wikipedia, TORCH adalah istilah yang mengacu kepada infeksi yang disebabkan oleh sejumlah virus, yakni Toksoplasma, Rubella, Cytomegalovirus (CMV), dan Herpes simplex virus II (HSV-II). Berikut ini penjelasannya: Toxoplasma Infeksi Toxoplasma disebabkan oleh parasit yang disebut Toxoplasma gondi. Jika wanita hamil terinfeksi Toxoplasma maka akibat yang dapat terjadi adalah abortus spontan atau ke-guguran (4%), lahir mati (3%), atau bayi menderita Toxoplas-mosis bawaan yang gejalanya dapat muncul setelah dewasa (misalnya kelainan mata dan telinga, ca...